Showing posts with label politic. Show all posts
Showing posts with label politic. Show all posts

Friday, July 10, 2009

Definisi Politik

  • FEODALISME : Kamu punya 2 ekor sapi. Tuanmu mendapatkan sebagian dari hasil susunya.
  • SOSIALISME MURNI : Kamu punya 2 ekor sapi. Pemerintah mengambilnya dan menempatkannya di peternakan bersama dengan sapi milik yang lainnya. Kamu harus merawat dan memelihara semua sapi yang ada disitu. Pemerintah memberikan kamu susu hanya sebanyak yang kamu butuhkan.
  • SOSIALISME BIROKRATIS : Kamu punya 2 ekor sapi. Pemerintah mengambilnya dan menempatkannya di peternakan bersama dengan sapi milik yang lainnya. Sapi-sapi ini dirawat dan dipelihara oleh mantan peternak ayam. Sementara kamu harus merawat dan memelihara ayam-ayam yang diambil pemerintah dari para peternak ayam ini. Pemerintah memberikan kamu susu dan telur sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • FASISME : Kamu punya 2 ekor sapi. Pemerintah mengambil dua-duanya, memperkerjakan kamu untuk merawat dan memeliharanya lalu menjual susunya pada kamu.
  • KOMUNISME MURNI : Kamu punya 2 ekor sapi. Tetanggamu membantu kamu merawat dan memeliharanya dan susunya dibagi-bagi bersama.
  • KOMUNISME RUSIA : Kamu punya 2 ekor sapi. Kamu berkewajiban untuk merawat dan memeliharanya, dan pemerintah mendapatkan semua susunya.
  • KOMUNISME KAMBOJA : Kamu punya 2 ekor sapi. Pemerintah mengambil kedua-duanya dan menembak mati kamu.
  • KEDIKTATORAN : Kamu punya 2 ekor sapi. Pemerintah mengambil kedua-duanya dan mengirimkan kamu ke wajib militer.
  • DEMOKRASI MURNI : Kamu punya 2 ekor sapi. Tetanggamu yang menentukan siapa yang mendapatkan susunya.
  • DEMOKRASI PERWAKILAN : Kamu punya 2 ekor sapi. Tetanggamu akan memilih seseorang yang akan menentukan siapa yang mendapatkan susunya.
  • BIROKRASI : Kamu punya 2 ekor sapi. Pertama pemerintah mengeluarkan aturan mengenai jenis makanan sapi dan kapan waktu untuk memerah susunya. Kemudian memberikan insentif untuk tidak memerah susunya. Lalu pemerintah mengambil kedua sapi tersebut, menyuntik mati satu sapi, memerah susu dari sapi yang masih hidup dan membuang susunya ke selokan. Lalu pemerintah mewajibkan kamu mengisi form-form mengenai satu sapi kamu yang "hilang".
  • ANARKI MURNI : Kamu punya 2 ekor sapi. Kamu hanya punya 2 pilihan; jual susunya dengan harga yang pantas atau tetanggamu akan berusaha mengambil sapi-sapi kamu dan membunuhmu.
  • LIBERTARIAN / KAPITALISME : Kamu punya 2 ekor sapi. Kamu jual salah satu untuk beli kerbau.
LOL, just kidding :D

Friday, June 26, 2009

Catatan kecil kekuatan TNI AU kita

Hosted by imgur.com
Hari ini saya baca berita mengenai sebuah kejadian pelanggaran wilayah kedaulatan Indonesia. Terakhir kita tahu yang sedang hangat adalah pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh Malaysia di wilayah Ambalat oleh sejumlah kecil kapal laut mereka (1 atau 2 saja). Namun berdasarkan berita yang saya baca di Jawapos.com pada tanggal 23 Juni 2009 sore hari berdasarkan pemantauan Monitor Satuan Radar 212 TNI-AU di Batam telah terjadi penyusupan ke dalam wilayah Air Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Tepatnya di wilayah laut antara perairan Pulau Laut dan Pulau Subi Natuna. Hasil pelacakan melalui radar menunjukkan adanya iring-iringan 6 kapal laut dari angkatan laut Amerika (US Navy).

Berikutnya TNI AU kemudian berkoordinasi dengan pangkalan TNI AL Ranai yang segera mengirimkan pesawat intai CASSA. Hasil pengintaian menunjukkan iring-iringan 6 kapal tersebut terdiri dari 1 tanker, 2 Frigate, 2 Destroyer dan 1 nuclear powered supercarrier kelas Nimitz: USS Ronald Reagan (CVN-76) yang merupakan salah satu kapal induk terbesar di dunia dan merupakan garda terdepan dari kekuatan tempur US NAVY. Luar biasa! Iring-iringan ini dapat dikatakan sebuah kekuatan standar operasi tempur dalam misi logistik yang penting. Bisa dilihat dari sebuah kapal tanker yang dikawal oleh kapal-kapal US Navy seperti ini. Ketika Malaysia menerobos wilayah kita, banyak yang mengatakan bahwa sebenarnya kita siap bertindak ofensif pada saat itu. Kenapa? Karena yang melakukan pelanggaran hanya 1-2 kapal patroli tempur. Namun apa yang bisa kita lakukan dengan iring-iringan kapal laut Amerika ini?

Hosted by imgur.com
USS Ronald Reagan CVN-75

Mari kita lihat kekuatan tempur iring-iringan US NAVY yang melakukan penyusupan di wilayah Natuna ini. Dua frigate, dua destroyer dan 1 supercarrier. Lebih mudahnya kita bahas satu saja yaitu supercarrier USS Ronald Reagan. Kapal laut bertenaga 2 reaktor nuklir ini dapat melaju hingga kecepatan 56 km/jam dan hanya perlu mengisi ulang bahan bakar dalam 20 tahun sekali. Dengan panjang 3 kali lapangan bola, kapal laut yang diluncurkan pertama kali tahun 2001 ini dapat mengangkut 5500 personel dan 80 pesawat tempur serta sekitar 10 helikopter. Kapal kelas Nimitz ini diperlengkapi dengan persenjataan elektronik Countermeasures untuk decoy dan anti torpedo. Selain itu juga dengan rudal darat ke udara Sea Sparrow dan RIM116 Airframe Rolling.

Untuk kekuatan tempur udara, sejak Mei 2009 USS Ronald Reagan dioperasikan dengan satuan udara Carrier Wing 14 (CVW-14). Satuan ini terdiri dari 8 skuadron:
  1. Strike Fighter Squadron 22 (F/A-18F Super Hornet)
  2. Strike Fighter Squadron 25 (F/A-18C Hornet)
  3. Strike Fighter Squadron 113 (F/A-18C Hornet)
  4. Strike Fighter Squadron 115 (F/A-18E Super Hornet)
  5. Carrier Airborne Early Warning Squadron 113 (E-2C Hawkeye 2000)
  6. Carrier Tactical Electronic Warfare Squadron 139 (EA-6B Prowler)
  7. Fleet Logistics Support Squadron 30 Det. 1 (C-2 Greyhound)
  8. Helicopter Anti-submarine Squadron 4 (Sikorsky SH-60F and HH-60H Seahawk)
Dari catatan di atas, dapat kita lihat dari hanya 1 supercarrier saja, Amerika dapat dengan cepat scramble 48 kekuatan taktis tempur dan 16 support.

Lalu bagaimana kalau kita bandingkan kekatan taktis udara yang ada pada 1 kapal induk AS ini dengan kekuatan tempur TNI AU kita? TNI AU pada saat ini terdiri dari 6 skuadron induk (tempur, pendidikan, angkut, patroli maritim udara, VIP/VVIP, helikopter). Skuadron udara tempur terdiri dari:
  1. Skuadron Udara 1 "Elang Khatulistiwa" (BAE Hawk Mk. 109/Mk. 209) di bandara Supadio Pontianak.
  2. Skuadron Udara 3 "Sarang Naga" (F-16A/F-16B Block-15 OCU) di bandara Iswahjudi Madiun.
  3. Skuadron Udara 11 (Su-27SK/SKM, Su-30MK/MK2, A-4E/TA-4H/TA-4J) di bandara Hasanudin Makassar.
  4. Skuadron Udara 12 "Panther Hitam" (BAE Hawk Mk. 109/Mk. 209) di bandara Sultan Syarif Qassim II Pekanbaru.
  5. Skuadron Udara 14 (F-5E/F-5F) di bandara Iswahjudi Madiun.
  6. Skuadron Udara 15 (BAE Hawk Mk. 53) di bandara Iswahjudi Madiun.
Dengan perhitungan satu skuadron TNI-AU adalah (idealnya) 16 pesawat tempur maka kekuatan tempur udara TNI AU adalah 96 pesawat tempur. Ditambah kekuatan pendukung: 4 skuadron udara angkut, 1 skuadron patroli udara maritim, 3 skuadron helikopter, 2 skuadron pendidikan dan 1 skuadron VIP/VVIP.

Hosted by imgur.com
Pembagian wilayah Komando Operasi (KOOPSAU) TNI-AU

Mari kita berandai-andai. Seandainya terjadi konfrontasi tempur udara antara iring-iringan kapal US NAVY ini dengan TNI AU kita di wilayah Komando Operasi 1 (KOOPSAU 1) TNI AU yang meliputi wilayah Natuna. Maka TNI AU dapat mengirimkan pesawat tempur dari Skuadron Udara Tempur 1 dari Pontianak dan Skuadron Udara Tempur 12 dari Pekanbaru:

Kekuatan tempur udara KOOPSAU 1 TNI AU : 2 Skuadron Udara Tempur total 32 pesawat Hawk (buatan tahun 80an)
VS
Kekuatan tempur udara USS RONALD REAGAN US NAVY : 4 skuadron udara tempur total 48 pesawat (buatan tahun 90an)

Yah beda tipis lah kita kalahnya :) Tapi dengan mengerahkan semua kekuatan skuadron udara tempur TNI AU kita bisa menang kok. Kekuatan skuadron tempur udara di KOOPSAU 1 berjumlah 32 pesawat di tambah kekuatan tempur udara di KOOPSAU 2 berjumlah 64 maka total ada 96 pesawat tempur lawan 48 pesawat tempur yang ada di satu kapal induk ini jelas kita menang :) Dengan catatan:
  • Jumlah pesawat TNI per satu skuadron benar-benar telah mencapai jumlah ideal yang diinginkan oleh TNI AU yaitu 16 pesawat per satu skuadron.
  • Kesiapan taktis dan tempur dari personel dan tentu saja teknis pesawat. Nggak lucu kan kalo belum perang tapi udah jatuh duluan pesawatnya :)
  • US NAVY tidak menurunkan USS Nimitz, USS Dwight D. Eisenhower, USS Carl Vinson, USS Theodore Roosevelt, USS Abraham Lincoln, USS George Washington, USS John C. Stennis, USS Harry S. Truman, USS George H.W. Bush.
Siapakah ke 9 kapal ini? Mereka di tambah USS Ronald Reagan adalah 10 kapal induk kelas Nimitz yang dimiliki oleh US NAVY. Dengan masing-masing kekuatan standar (tidak siaga tempur) 48 pesawat maka hanya dari 10 kapal induk ini saja Amerika memiliki 480 pesawat tempur. Lebih banyak dari jumlah seluruh pesawat dari semua jenis yang dimiliki TNI AU pada tahun 2004 berdasarkan catatan GlobalFirePower yaitu 313 buah pesawat.

Tentu tidak adil rasanya kalo kita melakukan perbandingan seperti di atas dalam mengukur kekuatan alutsista TNI AU kita sekarang ini. Kondisi ekonomi dan inisiatif pemerintah dalam mengembangkan alutsista tidak hanya TNI AU tapi juga kekuatan lain masih minim. Tujuan dari tulisan ini hanya sekedar menggambarkan kekuatan yang kita miliki dan ketika ada kabar salah satu kapal induk tercanggih di dunia masuk ke wilayah Indonesia, maka saya pikir inilah kesempatan yang baik untuk menulis catatan ini. Dengan luas wilayah dan potensi demografis serta sumber daya alam, negara ini sangat sangat membutuhkan kekuatan tempur yang mampu melindungi itu semua. Bila tidak, maka akan sangat ironis apabila kita sampai harus jadi bangsa pengemis di atas tumpukan permata.

Monday, June 22, 2009

Kekerasan pasca pemiliu di Iran. Mana suara Indonesia?


Dalam beberapa hari terakhir ini di internet gencar sekali pemberitaan mengenai pergolakan politik di Iran yang telah mengarah pada chaos dan korban jiwa. Kehebohan di Internet ini juga dipicu dengan "gagalnya" CNN sebagai salah satu pewarta internasional dan terdepan dalam berbagai kejadian penting di dunia dalam meliput kejadian ini. Akibatnya, para user internet mengambil alih tanggungjawab ini dimulai dari gerakan para pengguna Twitter yang melancarkan posting-posting dengan hashtag #CNNFail #IranElection.

Hal itulah yang kemudian membuka mata dunia terhadap apa yang terjadi di Iran sekarang ini. Banyak sudah berbagai aksi dan dukungan dilancarkan oleh banyak individu maupun kelompok bahkan hingga ke level pernyataan resmi di tingkat kepala negara yang meminta pemerintahan dan otoritas Iran untuk menghentikan tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap para demonstran. Untuk lebih jelasnya mengenai apa yang terjadi di Iran Anda bisa googling (atau lihat di sini).

Dibawah ini adalah sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita yang menjadi korban penembakan dalam aksi kekerasan yang terjadi di Teheran. Identitas wanita ini masih simpang siur, namun video ini yang telah menyebar di berbagai media di Internet semakin memperkuat exposure mengenai apa yang terjadi di Iran. Wanita yang menjadi korban penembakan ini kemudian dinamakan sebagai "Neda" oleh berbagai situs yang dalam bahasa Parsi berarti "the voice" atau "the call". Sebuah nama yang tepat agar dunia memberikan perhatian kepada apa yang terjadi.


Info: Profil dari wanita yang menjadi korban penembakan di video Youtube di atas dapat dilihat di Wikipedia.

Namun apa yang terjadi di Indonesia? Sangat minim sekali pemberitaan mengenai hal ini. Headline media lebih banyak dikuasai berita pemilu atau KDRT dengan bintang Manohara dan Cici Paramida. Bagaimana dengan organisasi dan kelompok masyarakat yang selama ini memiliki suara kuat dalam memperjuangan demokrasi dan reformasi atau menentang tiranisme dan penindasan terhadap sesama manusia dengan alasan saudara seagama? Sebagai negara yang telah mengalami pahitnya kekuasaan otoriter and learn the hard way of getting through to reformation, we should know better that we can not ignore what is happening in Iran right now.

Great photos of what happen in Iran can be seen here.
Follow me on Twitter here.

*Image courtesy of The Boston Globe